Rabu, 15 September 2010

Good Ads 1

Hello there,
herewith I would like to share my Conceptual Ads Collection from designers around the world. I use them as reference when my brain needs to be refreshed. Enjoy!

1. Smart. Energy & cost saving.

2. Very smart n simple.

3.What a super calsium :D

4. I love this one!

5. Briliant n simple, motion censored ;)

6. LoL. Hi voltage nose hair :D

Senin, 13 September 2010

Babies and Today 'Next Blog'

Mulai terbiasa dengan gejala insomnia, aku pun berselancar ke dalam dunia maya. Biasanya sih yang kulakukan memanage restoran fana keluaran playfish, tapi sekarang lagi males gara-gara si bleki kerjanya lemot. Memorinya udah kepenuhan mungkin. Maka jadilah aku randomly mampir ke blog orang-orang. Berharap menemukan sesuatu yang menarik dan bermanfaat. Dan ternyata aku menyadari ada hal yang menarik dari penjelajahan iseng ini.

Entah kenapa ya, setelah lebih dari selusin blog yang kukunjungi secara random hari ini, sekitar 7 dari 10 blog itu isinya mengisahkan bayi-bayi mungil mereka yang sangat menggemaskan. Deretan foto bayi pun terpampang. Apa tema bayi lagi in di antara blogger? Ataukah sebagian besar blogger adalah kaum ibu?

ampun deh..
Bukan pembahasan yang penting sih. Tapi, hari ini secara kebetulan aku banyak dipusingkan oleh bocah-bocah kecil yang bandelnya ga nahan. Sekedar info, aku ini paling ga tahan sama anak kecil yang nakal suka gratak dan hobi nangis. Daripada disuruh babysit, mending ngumpet aja deh di dapur sambil nyuci piring kotor.

aduuh, ga nahan ih manisss banget manyun-manyun gitu :3
Jangan salah paham ya. Aku ini suka lho sama anak kecil bayi n balita, apalagi yang cakep dan ndut, xixixi :3 Yang ketawanya masih polos dan melumerkan hati. Kalo ngambek malah tambah ngegemesin. Pipinya merah dan gembil. Aduuuuh gemes bangetttt. Hahaha...Pada intinya, aku ini pemilih, cuma ga suka sama anak kecil yang bandel, berisik, plus cengeng. Ribut bin ribet deh.

Sabtu, 11 September 2010

My Passion and The '3 Idiots'

Cita-cita. Impian. Apapun itu namanya, biasanya hal itu dimiliki oleh setiap anak di seluruh penjuru dunia. Bahkan oleh anak-anak yang tidak pernah menyentuh kata pendidikan.
Cita-cita. Impian. Itulah kata yang terus terbayang setelah menonton film karya sutradara Rajkumar Hirani yang pernah diputar di bioskop-bioskop dan baru saja ditayangkan di televisi. 3 Idiots. Film yang menurutku paling keren daripada film-film besar India lainnya yang kebanyakan goyang pinggul sambil lip sing.

Ga pernah terlintas sama sekali ada seseorang seperti tokoh Rancho/P. Wangdhu di dunia ini. Terlepas dari riil tidaknya tokoh Rancho, dia adalah sosok yang patut diacungi 4 jempol. Atau lima seandainya kita memiliki tangan atau kaki tambahan. Berani. Brilian. Yang paling penting, tidak sekali pun dia menyia-nyiakan hidupnya. Hidupnya tidak bergantung pada orang lain. Semua keputusannya adalah menurut kehendaknya sendiri. Tidak ada penyesalan. Dia tokoh besar. Mungkin hanya segelintir orang yang seperti Rancho di dunia ini. Atau sebenarnya ada banyak, hanya saja aku tidak mengetahuinya. Melihat Rancho benar-benar merasakan betapa kerdilnya aku. Ya. Aku bisa dibilang orang yang membuang impiannya. Aku adalah kolaborasi antara Raju dan Farhan, versi gagal. Raju yang terbebani oleh kondisi keluarga, dan harapan-harapan besar mereka. Farhan, yang dengan terpaksa menekuni bidang yang kurang diminatinya.

Aku. Hobiku membaca komik dan cerita-cerita, sampai akhirnya sempat menulis cerpen-cerpen picisan dan mencoba menggambar ilustrasi komik yang tak pernah selesai. Aku menikmatinya. Sailor Moon, adalah komik pertama yang aku ikuti dan aku koleksi bukunya. Dari situlah pengetahuanku tentang galaksi bima sakti dan nama-nama planetnya berasal. Kemudian cita-cita pertamaku yang keren banget, seorang astronot. Bukannya dokter. Cita-cita itu pupus setelah aku melihat film dokumenter tentang astronot yang mengalami kelumpuhan setelah kembali dari penjelajahannya di luar angkasa. Takut oleh kenyataan. Tak pernah tebayangkan olehku yang masih anak sekolah dasar bahwa resiko menjadi astronot sangatlah besar. Apalagi setelah nonton film yang dibintangi Bruce Willis dan Liv Tylor. Resiko lain: kalo dari judul lagunya Light House Family sih, 'Lost in Space'. HAHAHAHA! Aku memang pengecut. Anak kecil yang takut mati.

Kembali kepada hobiku, kegiatan yang bisa membuatku lupa waktu. Sempat terpikir dengan serius untuk menjadi penulis komik. Keren dan sangat imajinatif menurutku. Menyenangkan dan bisa menghasilkan banyak uang. Membayangkan namamu tercetak di sampul buku dan di baca oleh anak-anak di seluruh penjuru dunia, rasanya puas banget. Walau ga ada keberanian untuk menggunakan nama asli sih, hehehe... Dulu, zaman SD, aku sempet loh bikin komik super kecil dan dijual ke teman-teman sekolah sampai ke kolega-kolega ibuku di kantor. Keren banget gak tuh! SD udah kenal duit. Yang lebih anehnya lagi, temen-temen sekelas tuh bener-bener ngantri untuk membeli komik buatanku, bahkan untuk sekedar poster seukuran buku tulis. HAHAHHAA! Kalau dipikir-pikir lagi, berarti pas zaman SD, aku udah pernah sukses dong jadi komikus. Applaus for me! But once again, cita-cita ini harus kandas di bangku SMA. Menuruti obsesi orang tua yang ingin anaknya masuk kelas IPA agar masa depannya gemilang, aku harus fokus belajar, belajar, dan belajarrrr.. terus. Ada masa-masanya di mana aku menggambar dengan sembunyi-sembunyi. Aku tak lagi mendalami gambar. Sebagian besar waktuku kuhabiskan berkutat dengan angka. Lumayan menyenangkan. Angka dan logika itu menarik buatku. Namun seperti pisau yang tidak diasah, lama kelamaan kemampuan menggambarku menurun, jauh. Jangan bertanya apakah orang tuaku pernah menanggapi cita-citaku untuk menjadi komikus sebagai masa depanku. Non. Sebagai kegiatan ya, namun tidak sebagai masa depan.

Ah yasudahlah, kupikir ilmu sains dan matematika ini juga cukup menarik. Aku tidak berpikir muluk untuk menjadi seorang ilmuwan sih, karena aku cukup sadar seberapa pintarnya aku dibandingkan dengan Albert Einstein. So, what's next? Aku masih hobi menikmati menggambar, suka membaca cerita dan seringkali berkhayal, dan aku punya ilmu berhitung yang lumayan. Kali ini aku berani mengatakan dengan tegas, bahwa aku ingin mengambil kuliah Arsitektur. And what again?? Ketika aku telah sangat yakin dan tegas tentang impianku, entah mengapa dunia ini seperti berputar tidak pada porosnya. Ataukah jalanku yang berbelok mengikuti angin? Selanjutnya kalian sudah bisa menebak. Tidak semuanya berjalan seperti apa yang manusia inginkan. Aku cuma bisa bilang tembok ekonomi dan perspektif orang tua tentang masa depan anaknya telah menghadang dengan kokohnya di depan jalan yang ingin kutempuh. Bye Architect..

Daripada menyesal terus-menerus dan menyalahkan orang lain, aku memilih berdalih, dan menyebutnya dengan istilah 'tidak berjodoh'. Aku sangat jauh dari Rancho. Karakter Rancho membuatku merasa kerdil dan malu. Pengalaman hidup telah mengajarkanku banyak hal. Ada banyak hal yang kusesali dalam hidupku, dulu. Sekarang tidak lagi. Yang telah lalu biar menjadi pengalaman dan guru. Masa lalu telah membentuk diriku yang sekarang. Walaupun tidak hebat, namun aku bersyukur akan hari sekarang. Hari-hari ini aku berusaha melakukannya dengan baik. Belum yang terbaik mungkin. Sedikitnya aku memiliki tujuan hidupku, pilihanku sendiri, dan aku benar-benar berusaha untuk itu.

What a very good life, if you could find your passion and live with it!

D. Alice Caprita

Selasa, 07 September 2010

Daerah ABU-ABU

Pemerintah dan masyarakatnya.. Baik orang-orang pemerintahan maupun masyarakat yang pro-kontra pemerintah, sama-sama menginginkan kesejahteraan dan kemakmuran. Eh kalo itu mah semua orang juga pengen yak :p
Tapi emang sih, banyak banget tindakan pemerintah yang bikin kita melongo. Pembangunan gedung & fasilitasnya yang bernilai triliyunan salah satunya. Katanya mau ada SPA di dalam gedung DPR???! Wakakakakak...!
Coba deh tanya sama para wanita pecandu spa, berapa lama waktu yang mereka habiskan berleha-leha di dalam sana? Belum ngisi perutnya, belum ngantuknya... Klo gitu mah kapan kerjanya?? Mungkin gara-gara pekerjaan yg asik itu makanya orang-orang pengen jadi anggota pemerintah.

Gw termasuk orang yang buta politik. Kebanyakan bingungnya daripada ngerti. Menurut gw yang namanya politik itu adalah sesuatu yang paling rumit, dan ga bisa dipastikan mana yang benar dan mana yang salah. Makanya gw salut banget sama orang-orang yang mengerti politik dan ikut ambil bagian.

Klo ditanya apakah gw pro/kontra pemerintah, nah loh...???
Sebagai masyarakat, pastinya gw pengen mendukung pemerintah dalam usaha-usahanya membangun negeri ini. Namun, seringkali banyak tindakan penyimpangan yang justru berbalik menghancurkan negara. Jadi gimana dong?? Tuh kan, seperti yang gw bilang, gw bingung.
Ayo dong, Om-om dan Tante-tante yang duduk di dalam sana, bertindaklah yang benar, jangan mau enaknya sendiri. Lupa sama rakyatnya, padahal dulu sama-sama rakyat.

D. Alice Caprita

Happy Eid 1431 H

Hi guys!
Soon it will be a Great Day, so I would like to wish you..







Minal Aidin Wal Faidzin, please forgive my every mistake.
Have a wonderful Eid ;)

D. Alice Caprita

Minggu, 05 September 2010

One First Footstep

Hello there,

this is my one first footstep into The Riddle. And I'm an ordinary girl who doesn't get what is this world go through. A girl who be in a maze about life. She does has no idea about her future because everything is so foggy dazzled, and it makes her dizzy.

So, let's call her just Alice.
And see what is going on with her and The Riddle ;)

You are welcoming...

,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,